Onang Onang dan Tor-tor, Khasanah Adat di Sabajulu yang Masih Eksis

  Mangarak dengan iringan onang -onang suatu adat pesta pernikahan Mandahiling di Sabajulu Pasaman Barat,  prokeadilan.com -----Onang-onang ...

 

Mangarak dengan iringan onang -onang suatu adat pesta pernikahan Mandahiling di Sabajulu
Pasaman Barat, prokeadilan.com-----Onang-onang tak asing lagi bagi masyarakat adat Sabajulu Nagari Batahan Utara Kecamatan Ranah Batahan Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat. Onang oang ini biasa dilantunkan dalam kegiatan mangarak atau ketika arak pengantin di sepanjang jalan. Kemudian juga dalam mengiringi kesenian adat tor-tor dalam gelanggang di halaman nabolak.
Tor-tor Sipangkalan

Tor-tor dengan gerakan-gerakan mengikuti irama gondang (gendang), ditingkah juga seruling. Senandung yang mengikuti tor-tor tersebut adalah onang onang atau sering juga disebut jeir.  

Peserta tor-tor ( yang melalukan tor-tor) haruslah berpakaian sopan dengan lengan panjang dan biasanya memakai kain yang dilipat sampai lutut serta biasanya memakai peci. Agar gerakannya bebas dan sopan dan juga tidak pakai sepatu.

Berbagai jenis tortor yang ditampilkan dalam hasanah adat Sabajulu. Di antaranya, tor-tor sipangkalan ( mewakili pihak yang berpesta), tor-tor naposo bulung dan nauli bulung pesertanya adalah para pemuda lajang yang masih single dan para bujing-bujing (gadis) atau pemudi yeng belum menikah. 

Jumlah peserta tor-tor naposo bulung dan nauli bulung ini biasanya sepuluh orang. Terdiri dari lima laki-laki dan lima perempuan. Mereka merupakan perwakilan dari lima marga yang ada di Sabajulu. Yakni Lubis, Hasibuan, Matondang, Nasution dan Pulungan.

Selain itu tortor raja –raja yang pesertanya para orangtua dan orang orang yang dihornmati secara adat. Dan satu lagi tortor marapulai atau kedua pengentin atau yang dikenal dengan raja sehari semalam, yang diikuti sipandonngani atau pendamping teman kedua pengantin.
Tor-tor Raja raja

Tradisi tor-tor yang masih eksis sampai saat ini terlihat kemeriahan yang mengembirakan. Dan semakin menarik dengan diiringi syair onang onang yang ditingkah pula dengan pukulan gendang.

Dalam adat mandahiling, untuk orang yang menyanyikan onang-onang ini disebut dengan paronang-onang, atau si panjeir. Di Sabajulu, untuk paronang onang ini, ada beberapa orang yang biasa seperti Lanroha Hasibuan, Ahmad Rasidi Lubis dan lainnya, kadang mengundang dari jiran tetangga yang ckukup senior adalah Jahidin.

Paronang onang memang harus dapat menyesuaikan isi dan syair lagu yang dinyanyikannya. Menurut Namora Poso Sabajulu, Ahmat Rasidi, si paronang mesti mengetahui maksud dan tujuan pelaksanaan pesta pernikahan  tersebut. Selain itu ia juga harus tahu kepada siapa nyanyian itu ditujukan, dan bagaimana syair yang tepat dan sesuai. 

Tor-tor namora poso dan nauli bulung
“Syair onang-onang ini memang biasanya tidak mempunyai teks. Melainkan diciptakan oleh si paronang-onang secara spontan bagai menciptakan pantun spontan, “ kata Rasidi.
Onang-onang, memang dikenal sebagai nyanyian adat mandahiling dengan syair yang menyentuh dan bermakna. Asal katanya adalah inang yang artinya ibu. 

Dari berbagai sumber yang diperoleh prodeteksi.com, konon ceritanya dahulu suatu ketika ada seorang yang merantau dalam kesusahan dan ketika mau pulang kampung tapi tak ada biaya sedangkan kerunduannya pada ibu yang dicitainya tak tertahan lagi, 

Tortor kedua pengantin sejoli dan pasangan si pandongani
Sehingga, untuk melepas kerinduannya dicetuskannya lewat suatu nyanyian dengan kata “onang¡konang”. Suatu cetusan perasaan kerinduan hati terhadap sang ibu dan orang yang dikasihinya.

Kemudian onang onang berkembang tidak hanya merupakan pencetusan kerinduan hati kepada ibu. Akan tetapi dipergunakan juga dalam suasana gembira. Misalnya, upacara pernikahan yang dinyanyikan untuk orang banyak.

Berikut ini adalah contoh syair onang-onang, yang dikutip dari link lentaraguru.blogspot.com 

Ile onang baya onang
tapuka ma le tajolo mulai on
nda asok ma jolo le fikiri ada
ulang nda maruba nian ale luai on
sian najolo indu nda sannari on

Santabi nda jolo sappulu on
sappulu noli marsatabi on
tu jolo na dua le tolu on
lobi nda tarpasangapi on
ois nda taronang ale baya onang

(ditulis oleh irti zamin, SS, dari berbagai sumber)

COMMENTS

Nama

Adat Mandahiling,3,Headline,4,Kontak Kami,1,Pasaman Barat,4,Pedoman Media Siber,1,Redaksi,1,Tentang Kami,1,
ltr
item
prokeadilan.com: Onang Onang dan Tor-tor, Khasanah Adat di Sabajulu yang Masih Eksis
Onang Onang dan Tor-tor, Khasanah Adat di Sabajulu yang Masih Eksis
https://1.bp.blogspot.com/-6ahQR2CaCNs/XXoenGPKsDI/AAAAAAAAAPU/T8uOMppGUg0o1K2IFlQRy7B8DQkiru7tQCLcBGAsYHQ/s640/WhatsApp%2BImage%2B2019-09-08%2Bat%2B20.56.19%2B%25281%2529.jpeg
https://1.bp.blogspot.com/-6ahQR2CaCNs/XXoenGPKsDI/AAAAAAAAAPU/T8uOMppGUg0o1K2IFlQRy7B8DQkiru7tQCLcBGAsYHQ/s72-c/WhatsApp%2BImage%2B2019-09-08%2Bat%2B20.56.19%2B%25281%2529.jpeg
prokeadilan.com
https://www.prokeadilan.com/2020/10/onang-onang-dan-tor-tor-khasanah-adat.html
https://www.prokeadilan.com/
https://www.prokeadilan.com/
https://www.prokeadilan.com/2020/10/onang-onang-dan-tor-tor-khasanah-adat.html
true
7366570702133330279
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy